Gesang Titip Wasiat Lestarikan Keroncong
Gesang
Kapanlagi.com - Maestro keroncong Gesang Martohartono (92) sebelum berpulang berwasiat (berpesan) kepada masyarakat untuk melestarikan keroncong sebagai bagian dari seni dan budaya Indonesia.
"Pesan terakhir, beliau menyuruh melestarikan keroncong," kata Yani Effendi, anak keponakan Gesang, di Solo, Kamis (20/05) malam.
Gesang meninggal dunia pada Kamis sekitar pukul 18.10 WIB di Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Solo, setelah mendapat perawatan sejak Minggu (16/5) karena sakit.
Jenazah Gesang rencananya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Pracimalaya, Makam Haji Surakarta, Jumat (21/5).
Advertisement
Yani yang menunggui Gesang selama dirawat di rumah sakit itu, mengatakan, sejak Kamis siang Gesang minta pulang ke rumahnya di Kemlayan, Solo. Tetapi, katanya, dokter tidak mengizinkan karena kondisinya kesehatannya belum membaik.
Jenazah almarhum rencana berangkat dari rumah duka di Jalan Bedoyo Nomor 5 Kemlayan, Serengan, Solo, Jumat (21/5) pagi. Jenazah kemudian disemayamkan terlebih dahulu di Pendapi Gede untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin mewujudkan penghormatan mereka kepada Gesang. Jenazah kemudian diberangkatkan ke pemakaman. Â
(Di luar nurul, Inara Rusli dilaporkan atas dugaan perselingkuhan dan Perzinaan!)
(ant/dar)
Darmadi Sasongko
Advertisement
-
Teen - Lifestyle Gadget Mau Foto Astetik? Kamera Mini Andalan Anak Skena yang Lagi Viral Ini Patut Dicoba
