Ifan Seventeen: Aksi Pembajakan Sangat Marak di Indonesia

Ifan Seventeen: Aksi Pembajakan Sangat Marak di Indonesia Ifan Seventeen

Kapanlagi.com - Sejumlah musisi mengeluhkan masih maraknya aksi pembajakan karya musik sehingga membuat mereka seakan tidak diakui karyanya.


"Aksi pembajakan masih sangat marak di Indonesia. Lagu dari musisi, dibajak yang angkanya bisa sampai 97 persen, sementara sisanya itu yang asli yang beredar," kata vokalis grup musik Seventeen, Riefian Fajarsyah yang ditemui di Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (14/07).


“Aksi pembajakan masih sangat marak di Indonesia. Lagu dari musisi, dibajak yang angkanya bisa sampai 97 persen, sementara sisanya itu yang asli yang beredar„
Ifan Seventeen




Sebagai musisi, pihaknya mengaku sangat resah dengan maraknya aksi pembajakan karya musik. Para personel di grup musik seakan tidak dihargai karyanya. Bukan hanya menderita kerugian berupa materi, secara mental juga dirugikan.


Ia mengatakan, saat ini grup musik cukup terbantu dengan adanya nada sambung pribadi (NSP/RBT). Hasil karya para musisi lebih banyak dihargai dan mereka benar-benar mendapatkan haknya.


Namun, dia juga mengaku agak resah dengan adanya regulasi baru. Pemerintah melalui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) pada 18 Oktober 2011 memang menghentikan penawaran konten melalui pesan singkat/pop screen/voice broadcast dan deaktiviasi semua layanan premium seperti SMS, MMS, nada sering, gemas dan wallpaper. Semua bisnis penyedia layanan tersebut saat ini seakan tiarap.


Alasan pemerintah memang masuk akal. Selama ini beberapa penyedia konten melakukan penyedotan pulsa pada pelanggan, terlebih lagi mereka harus kehilangan pulsa yang nominalnya cukup besar, per bulan bisa mencapai Rp20 ribu.


Walaupun sampai saat ini kasus tersebut belum jelas, Riefian mengaku masih terbantu. Ia dengan teman-temannya masih mendapatkan kesempatan untuk bisa tampil dan menyanyi dengan off air.


"Kami masih beruntung, masih bisa tampil, walaupun off air. Saat ini, kami juga sedang fokus untuk menggarap album baru," kata pria yang akrab disapa Ifan ini.


Tentang album baru, dia enggan untuk mengungkapkan detailnya. Ia hanya mengatakan isi album itu adalah sejumlah single lama. Untuk yang baru di antaranya ada lagu religi, salah satu temanya adalah tentang pengorbanan seorang ayah.


Seventeen merupakan sebuah grup musik pop asal Indonesia yang kini berdomisili di Jakarta. Grup musik ini dibentuk pada 1999 di Yogyakarta. Anggota band ini adalah Bani (bass), Yudhi (gitar), Herman (gitar), Andi (drum) dan Ifan (vokal). Hingga saat ini, mereka telah merilis empat album, yaitu Bintang Terpilih (1999), Sweet Seventeen (2005), Lelaki Hebat (2008) dan Dunia Yang Indah (2011).

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(antara/dar)

Rekomendasi
Trending