Jimmy Stanley, Belajar Nyanyi Karena 'Dendam'

Kapanlagi.com - Penyanyi solo pop pendatang baru, Jimmy, yang baru saja merilis album perdana bertajuk Jimmy akhir September lalu, justru memulai ketertarikannya pada dunia tarik suara karena rasa 'dendam' terhadap seorang guru.

"Semua akibat dari 'dendam' kepada guru kesenian yang menampar saya. Tapi setelah tamparan itu, saya sadar dan menjadi termotivasi untuk berlatih dengan baik," kata pria pemilik nama lengkap Jimmy Stanley Sogalrey, di Jakarta, Jumat (8/12), yang mulai senang bernyanyi sewaktu masih duduk di kelas 1 SMP.

Pria kelahiran Jakarta, 5 Juni 1984 itu, mengungkapkan, rasa dendam kepada guru keseniannya itu dimulai saat dirinya disuruh untuk menyanyikan sebuah lagu untuk pengambilan nilai mata pelajaran seni musik.

"Saya ingat betul sampai sekarang, waktu itu beliau menyuruh saya menyanyikan salah satu lagu nasional BENDERA MERAH PUTIH, namun karena dulu saya masih pemalu dan pendiam, saya tidak begitu baik menyanyikan lagu itu," kata anak pasangan dari E. Sogalrey dan Yulita Sogalrey itu.

Akibatnya, kata Jimmy, guru kesenian itu marah dan kecewa, karena dirinya dianggap tidak bisa menyanyi dan tidak menghormati lagu nasional itu.

"Itu, kan, lagu nasional Indonesia, kenapa kamu menyanyikannya seperti orang bergumam dan tidak serius?" kata Jimmy menirukan perkataan sang guru kesenian itu, yang dilanjutkan sebuah tamparan mendarat di wajahnya.

Sejak hari itu, pria asal Ambon, Maluku, itu bercita-cita untuk membuktikan kepada guru keseniannya bahwa dia juga bisa bernyanyi dan terus melatih vokalnya.

"Akhirnya pada kesempatan pengambilan nilai berikutnya, saya buktikan saya bisa menyanyi dan sambutan tepuk tangan datang dari kawan-kawan sekelas dan guru kesenian saya itu merasa bangga," kata Jimmy.

Lebih lanjut, Jimmy mengatakan, dirinya memulai debut dalam dunia tarik suara dengan menjadi penyanyi di gereja-gereja dan sempat tergabung dalam paduan suara Lavania.

"Bersama paduan suara Lavania itu, saya acapkali mengisi acara-acara di kedutaan besar, serta acara-acara kenegaraan di Indonesia," kata Jimmy.

Selama 2,5 tahun bergabung dengan Lavania, Jimmy akhirnya memutuskan untuk mengasah bakat menyanyi di sebuah sekolah vokal, yakni Bina Seni Suara dan mendapatkan lebih banyak ilmu dari para instrukturnya.

"Setelah mengikuti les vokal itu, saya merasa tertantang untuk mengikuti berbagai ajang festival menyanyi untuk mengetahui apakah saya bisa dan mampu," kata Jimmy.

Pria pengagum berat penyanyi asing Brian McKnight itu mengatakan, ajang festival pertama yang diikutinya yakni mewakili SMU PSKD 4 di ajang Lomba Pop Singer Pelajar se-DKI Jakarta 2002 dan mendapatkan juara pertama.

Jimmy juga mengungkapkan kalau dirinya sempat mengikuti ajang festival Pop Star yang diadakan oleh TransTV, namun dirinya terpaksa mundur karena ia masih terikat kontrak dengan salah satu label rekaman.

Setelah melewati masa penantian dan kekecewaan karena harus keluar dari Pop Star, Jimmy mengatakan bahwa ia akhirnya mendapatkan sebuah angin segar saat bertemu dengan Arnel Affandi, seorang Managing Director dari EMI Music Indonesia di sebuah festival menyanyi.

"Suatu hari saya mendapat telepon dari Bapak Arnel dan beliau menantang saya kembali untuk menjadi artis di EMI Music Indonesia, dan akhirnya saya buktikan kalau saya bisa dan bisa membuahkan album perdana."

"Tentunya tidak terlepas dari bantuan dan dukungan baik dari keluarga, sahabat dan pihak EMI Music Indonesia," katanya.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(*/bun)

Rekomendasi
Trending