Konser Led Zeppelin Guncang London
Kapanlagi.com - Grup musik rock legendaris Inggris, Led Zeppelin, memulai konser terbuka pertama mereka dalam hampir dua dasawarsa Senin dengan penampilan luar biasa dan lantunan "Good Times Bad Times" yang memukau 20.000 penggemarnya dari seluruh dunia.
Penyanyi Robert Plant, gitaris Jimmy Page dan pemain bas John Paul Jones ditemani oleh putra John Bonham, Jason, sebagai penabuh drum dalam penampilan kembali mereka, kendati telah tersiar spekulasi bahwa peluncuran perdana tersebut akan diikuti oleh tur berskala penuh.
Setelah menampilkan perbandingan Led Zeppelin, yang menciptakan Stairway to Heaven, dengan The Beatles dalam masalah dampak dan kelanjutan, panggung tersebut jadi hidup dan Jason Bonham menabuh drum pembuka sementara cahaya lampu menerangi kegelapan malam.
"Pada masa muda saya; saya diberitahu bagaimana caranya menjadi laki-laki; saya telah berusaha melakukan semua yang dapat saya kerjakan; Tak peduli sebaik apa saya berusaha; saya menemukan cara untuk melakukan tindakan lama," demikian syair yang dikumandangkan grup band tersebut sementara penonton memberi sambutan pada setiap bait lagu itu.
Advertisement
Ketiga anggota yang masih hidup dari grup rock yang berjaya pada 1970-an tersebut, yang juga dikenal di seluruh dunia karena lagu mereka Whole Lotta Love, nyaris tak pernah manggung bersama sejak kelompok itu pecah pada 1980, setelah kematian penabuh drum Bonham sesudah pesta minuman keras.
Mereka sendiri mengakui setiap kali reuni terjadi kekacauan, sehingga harapan sebelum kemunculan mereka di 02 Arena di London tinggi.
"Mari laksanakan 02 dan kita akan melihat apa yang terjadi dari sana," kata Page (63) dalam suatu wawancara belum lama ini. "Saya tak mempunyai bola kristal dan Anda juga tidak."
Led Zeppelin menjual lebih dari 300 juta album dan menjadi legenda karena musik rock `n `roll mereka, tapi ketenaran mereka juga ditunjang oleh pengaruh grup musik tersebut dalam penampilan berikutnya.
Ketika penyelenggara mengumumkan konser itu, penjualan tiket melalui Internet dipenuhi oleh lebih dari satu juta pembeli untuk memperoleh 20.000 kursi. Seorang pria dari Skotlandia memasuki lelang amal bulan lalu dan mengeluarkan US$ 170.000 untuk dua tiket pertunjukan tersebut.
Steve D`Onofrio (17), dari New York dengan ditemani oleh ibunya, Ellen, mengajukan permohonan pembelian tiket Online karena ia telah jatuh cinta pada musik grup rock itu beberapa tahun lalu.
"Saya adalah penggemar musik rock klasik melalui musik yang dimainkan ayah dan ibu," katanya sewaktu dalam perjalanan ke ruang pertunjukan di London tenggara tersebut.
"Saya adalah seorang penggemar Led Zeppelin hingga saya berusia 10 tahun. Saya mulai mendengarkan dan semua yang mereka lakukan mengagumkan," katanya.
Mereka tiba di London, Sabtu, dan terbang kembali ke Amerika Serikat, Selasa. Keuntungan bersih dari konser itu akan disalurkan ke Ahmed Ertegun Education Fund, yang memberi beasiswa bagi anak-anak berbakat.
Promotor musik kelahiran Turki dan pendiri perusahaan rekaman tersebut meninggal tahun lalu dalam usia 83 tahun, setelah terjatuh di belakang panggung saat satu konser oleh The Rolling Stones dan mengalami koma.
Bersama Led Zeppelin dan The Rolling Stones, Ertegun dan Atlantic Recordsnya membantu meluncurkan karir banyak bintang mulai dari Ray Charles hingga Aretha Franklin.
Ia dilahirkan di Istanbul, Turki, pada 1923. Ayahnya, seorang pengacara, menjadi duta besar Turki di Swiss, Perancis, Inggris dan Amerika Serikat.Â
(Di luar nurul, Inara Rusli dilaporkan atas dugaan perselingkuhan dan Perzinaan!)
(*/erl)
Erlin
Advertisement
-
Teen - Lifestyle Gadget Mau Foto Astetik? Kamera Mini Andalan Anak Skena yang Lagi Viral Ini Patut Dicoba
