Maestro Sulit Cari Penerus Keroncong
Kapanlagi.com - Sulitnya mencari penyanyi keroncong yang menggunakan rasa dan pandai bertutur dalam alunan nada tidak membuat maestro keroncong Retno S Purwanto berkecil hati, kini ia mendidik bakat-bakat terpendam lewat tangannya sendiri.
Pimpinan Keroncong Merah Putih yang akrab dipanggil Bu Retno, seusai pembukaan '10 Tahun Repoeblik Keroncong' di Bandung, Rabu (27/8) malam, mengatakan, remaja sekarang tidak mengenal keroncong secara mendalam sehingga tidak banyak yang mengambil jalur ini.
"Menyanyi keroncong itu harus seperti bertutur, menceritakan isi lagu tersebut sehingga wajib menggunakan rasa tanpa emosi," katanya.
Ketika ditanyakan banyaknya bibit lewat jalur festival, perempuan baya ini mengatakan banyaknya festival tidak berarti langsung mencetak penyanyi keroncong. "Mereka kebanyakan bingung, pada akhirnya mau kemana karena minimnya produk industri dari keroncong," katanya.
Advertisement
Ia lebih memilih mencetak dan memupuk langsung bibit tersebut karena satu alasan. "Saya lebih baik mendidik langsung bibit-bibit tersebut karena ada pakem-pakem tertentu yang mereka harus ketahui," ujar Retno.
Menurut dia, dalam keroncong ada beberapa jenis irama di antaranya keroncong, stambul, dan gamang kromong yang memiliki pakem berbeda. "Lagu keroncong itu harus dibikin empat per empat, dan jika tidak akan menjadi waltz," ujarnya sambil menirukan lagu Pahlawan Merdeka.
Pada acara '10 Tahun Repoeblik Keroncong', 26-30 Agustus, yang dibuka Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf - akan menampilkan Gurame Edan, Panas Dalam, Keroncong Tugu, dan Keroncong Merah Putih di Gedung Indonesia Menggugat.Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/boo)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
