Gara-Gara Lagu Piala Dunia, Ricky Martin Dituntut Rp 117 M
Rikcy Martin ©Shutterstock
Kapanlagi.com - Semarak Piala Dunia telah usai. Namun, sayangnya RickyĀ MartinĀ harus tersandung masalah hukum terkait lagu Piala Dunia miliknya, Vida.
RickyĀ dianggap telah melakukan plagiarisme terhadap karya salah satu penyanyi pria asal Puerto Rico, Luis Adrian Cortes Ramos. Penyanyi yang jadi finalis Puerto Rico Idol tersebut menuntut ganti rugi kepada RickyĀ senilai US$ 10 juta atau Rp 117 miliar.
Gara-garanya, RamosĀ mengikuti kontes pencarian lagu tema Piala Dunia bernama SuperSong. RickyĀ bekerja sama dengan Sony Music untuk menyelenggarakan kontes tersebut. Dan, pemenang akan mendapatkan pemberitahuan serta penghargaan atas karyanya.
Dalam kontes tersebut RamosĀ diberitahu gagal masuk lima besar. Namun sebulan kemudian, betapa terkejutnya Ramos ketika ia tahu lagu VidaĀ sangat mirip dengan karya ciptaannya. Terlebih, RamosĀ sudah dianggap gugur dalam kontes dan tak mendapatkan hadiah apapun terkait karyanya itu.
Advertisement
"RamosĀ terkejut, kecewa dan menderita secara mental karena lagunya (RickyĀ Martin) sangat mirip dengan apa yang sudah diciptakannya," jelas kuasa hukum Ramos.
Menariknya, meski merasa tertipu bahkan karyanya dianggap sudah dicuri, namun RamosĀ tetap mengakui RickyĀ adalah idolanya. RickyĀ MartinĀ sendiri sampai sekarang masih belum memberikan keterangan dan pernyataan lebih lanjut atas tuntutan ini.
Lebih jauh, VidaĀ sendiri lagu yang diakui serta ditulis oleh RickyĀ Martin, SalaamĀ Remi, Elijah King. Lagu tersebut masuk dalam album ONE LOVE, ONE RHYTHM - THE 2014 FIFA WORLD CUP OFFICAL ALBUMĀ yang dirilis pada bulan Mei lalu.
Sudah baca?
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
Berita Foto
(ffi/trn)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
-
Teen - Lifestyle Gadget Smartwatch Kece Buat Gen Z yang Stylish, Fungsional, dan Nggak Bikin Kantong Kaget
